" Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. "
blog-img

Bidan Puskesmas Sanggeng Berbagi Untuk Indonesia Dalam Jambore Virtual

 Dian Triwiyono  |   17/11/2020  |   Kesehatan  |   205 Baca

Berbagi hal-hal baik dan inspiratif untuk Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, sudah seringkali dilakukan oleh Papua Barat. Salah satu tujuan dari blog ini adalah seperti itu, selain ingin membanjiri dunia maya dengan fakta dan informasi positif tentang pembangunan kesehatan dari seluruh wilayah Papua Barat. Salah satu contoh misalnya dua tulisan terkait Dr. Brahim (klik perginya sang teladan,Selamat Jalan Dokter Teladan Tingkat Dunia, dr.Brahim) yang sampai saat ini sudah di-hits oleh 1.565 pembaca dari seluruh Indonesia dan beberapa negara lainnya serta mendapat apresiasi langsung dari beberapa pembaca yang disampaikan kepada admin blog. Beberapa kesempatan sharing good practices juga sudah pernah dilakukan Papua Barat dalam event-event nasional di masa lalu (klik Dari Papua Barat untuk IndonesiaSekali lagi, Dari Papua Barat untuk IndonesiaSorong ke Bali, Ada Apa?). Demikian juga pada masa pandemi Covid-19 ini, hal berbagi ini terus dilakukan (klik Dari Puskesmas Remu untuk Surveior IndonesiaMari Bicara Solusi (1): Sebuah PerenunganMari Bicara Solusi (2): Dari Advokasi, SPM, IT, Sampai Batu Uji).

Yang terbaru adalah dilakukan oleh seorang bidan dari Puskesmas Sanggeng, Kabupaten Manokwari. Dan kesempatan berbaginya adalah di Jambore Virtual Bagi Tenaga Kesehatan di FKTP yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan pada tanggal 14 November 2020. Namanya Dorce Tappi Patono, S.Tr.Keb. Bidan Diploma IV lulusan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Sorong tahun 2020 ini menyampaikan paparan berjudul Peran Bidan Sebagai Garda Terdepan Penurunan AKI dan AKB Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dorce yang sudah memiliki masa kerja 30 tahun, di mana 20 tahun terakhir dijalaninya di Puskesmas Sanggeng memaparkan berbagai data dan bentuk pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di masa pandemi Covid-19. Selain itu, Dorce juga menyatakan bahwa dua hambatan dalam pelayanan yang dilakukannya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dan terbatasnya Alat Pelindung Diri, baik di Puskesmas maupun di Tempat Praktik Mandiri Bidan.

Dalam bagian lain paparannya, Dorce juga menyampaikan salah satu penguatan kapasitas bidan yang sangat bermanfaat di masa pandemi Covid-19 yang didapatkannya adalah melalui kegiatan yang dilaksanakan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Manokwari dengan dukungan Unicef. Kegiatan yang dimaksud adalah Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Dalam Layanan KIA Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi Bidan (klik IBI Manokwari Lawan Covid-19). Pemahaman dan penerapan PPI yang benar dan konsisten oleh setiap tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan adalah hal yang krusial (klik Unicef dan Komite PPI RS PPI Puskesmas).

“Saya sangat bersyukur dan bangga dapat berbagi dalam Jambore Virtual ini. Saya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk bisa berbagi dalam pelayanan KIA, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak. Harapan saya, semoga semua tenaga kesehatan garda terdepan selalu sehat dan diberi kemampuan untuk melakukan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ungkap Dorce, setelah menyelesaikan sesi paparan bersama Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes., Ketua IBI Pusat periode 2018-2023.

Rita Carolina Apalem, SKM, M.Kes., pengelola program Kesehatan Ibu dan Anak pada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang juga Ketua IBI Provinsi Papua Barat menyatakan kebanggaannya karena salah satu anggotanya dapat berbagi dan menginspirasi daerah lainnya di Indonesia. Kepada para bidan lainnya di Papua Barat, Rita menyampaikan harapannya, “Bidan-bidan lain harus selalu siap jika diminta untuk berbagi pengalaman. Data harus baik. Karena kalau kita mau berbagi pengalaman, maka data menjadi bukti hasil kerja kita. Saya mengharapkan juga para bidan harus meningkatkan kerja sama yang baik antar program dan antar profesi.”

-DoVic 171120-




footer_logo
footer_logo
footer_logo

2020 © copyright by Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. All rights reserved.